Awkward

January 27, 2010


“Mungkin kita boleh mengikuti arus deras hujan, tetapi kita tidak boleh hanyut didalamnya. “

Seseorang mengirimkan pesan melalui sms di pagi buta. Pesan pembuka cerita dari masa lalu, mengungkit hal ‘gelap’ yang udah gue tinggalkan lama. Mungkin dia sedang mencoba memasukkan gue (lagi) kedalam skenarionya. Perlahan, menjelaskan dan sekali lagi mencoba bahkan untuk kesekian kali ingin membenarkan tindakannya. Ego yang sampai saat ini begitu pengar menyedak indra penciuman gue. sigh*

Never regret it. Gue ga pernah menyesal akan seorang dia. Terlebih mungkin dia seseorang yang.. patut gue ucapkan terima kasih. Karena luka yang telah ditinggalkan (menyangka tidak akan bisa hilang), ternyata berhasil hilang tak berbekas, SEMPURNA.

Ada ketidakrelaan dari perkataanya, berharap mungkin saja gue bisa menerima dan memaklumi semua di masa lalu itu. GELAP. Gue ga melihat sedikitpun cahaya didalamnya. Situasi yang sama sekali tidak pernah dia sadari. Ego yang menghilangkan kesucian hati nurani untuk menganggap dirinya tidak sebejat itu. LOL*

Ya sudahlah, Tuhan telah berbicara, Tuhan telah menunjukkan kemurahan hatinya bagi kami untuk tetap hidup. Menggantikan masa lalu yang ‘gelap’ itu dengan hari ini yang lebih baik. Semoga.

Advertisement

2 Responses to “Awkward”

  1. uwie cantik Says:

    hilang.sempurna.
    ikhlas.sabar
    yeah….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.